Laporan Kegiatan Darurat
BaliSOS diorganisir oleh sekitar 25 sukarelawan pada tanggal
16 oktober 2002 dengan tujuan untuk melakukan survey terhadap
semua korban bom kuta di semua rumah sakit di Denpasar.
Para sukarelawan ini mewawancarai para korban bom (jika dimungkinkan),
keluarga korban, staf kesehatan, dan pihak administrasi rumah sakit untuk
mengetahui kebutuhan baik dalam hal medis atau non medis untuk memastikan
bahwa para korban bom sudah mendapatkan perawatan yang optimal.
BaliSOS menyebarkan hasil survey ini kepada NGO lokal.
Pada tanggal 17 hingga 21 Oktober 2002 para sukarelawan BaliSOS mengkoordinasi
seluruh kebutuhan makanan , minuman dan sanitasi untuk Rumah Sakit Sanglah
serta menyuplai kebutuhan lain yang tidak dapat ditangani oleh para donator
langsung atau pihak administrasi rumah sakit.
Kami mengirimkan lebih dari 1500 makanan setiap
hari untuk 400-500 orang.
Suplai-suplai ini dikirimkan ke para korban bom yang berada di rumah sakit,
keluarga yang mengunjungi korban dan para sukarelawan yang berada di Crisis
Centre, kamar mayat, dan di bagian lain di Rumah Sakit Sanglah.
Pada periode ini hanya terdapat 5-10 korban bom yang berada di rumah sakit
lain diluar rumah sakit Sanglah.
BaliSOS juga memonitor perkembangan kesehatan dari para korban dan menginformasikan
kepada organisasi bantuan lainnya serta para dokter sehingga mengetahui
apakah masih diperlukan bantuan.
Permintaan datang dari Pusat Krisis Indonesia ( Posko 3) dan dari International
Crisis Center di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar.
Seluruh detail mengenai operasi ini dapat dilihat pada
Laporan
Keuangan Oktober 2002
BaliSOS menerima sumbangan dari enam donor berbeda pada periode ini.
Para sukarelawan BaliSOS mendampingi
para keluarga korban bom yang meninggal dan teridentifikasi
yang diundang pada Upacara pembersihan di lokasi bom (ground zero) di Kuta pada tanggal 15 November 2002.
Dengan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan
pemerintah local di Bali, kami membantu untuk mengorganisir akomodasi
dan makanan untuk para tamu khusus Indonesia dan Bali.
Pada tanggal 20 November 2002, BaliSOS mengorganisir
pertemuan khusus antara keluarga korban bom baik dari dalam maupun dari
luar negri di Sanur Beach Hotel. Pertemuan
tersebut dihadiri sekitar 150 orang.
Acara ini dapat terselenggara berkat bantuan dari banyak sukarelawan,
Manajemen dari Hotel Sanur Beach dan disponsori oleh Bali
Hati Foundation
Atas permintaan BaliSOS, BaliTV membuat
sebuah VCD khusus dari upacara pembersihan.
VCD ini digandakan dan diberikan pada para keluarga korban bom ketika
kami dapat menghubunginya.
VCD ini dapat diperoleh di Departemen Pariwisata dan Kebudayaan Republik
Indonesia atau di BaliSOS.
Semenjak tanggal 14 Oktober 2002, BaliSOS terus dihubungi
secara langsung oleh para korban atau keluarga korban.
Kami menaggapi permintaan mereka, membantu dengan informasi dan menghubungkan
mereka dengan pihak pemerintah, organisasi-organisasi kemanusiaan atau
para sukarelawan apabila dibutuhkan.
Dalam kasus per kasus kami beberapakali melakukan pemeriksaan terhadap
para korban yang membutuhkan pertolongan dan memastikan apakah mereka
telah mendapatkan bantuan dari organisasi yang terkait.
Pada tanggal 3 April 2003, BaliSOS memulai untuk memfokuskan
diri ke masalah yang berhubungan dengan SARS.
Detail dari aktivitas kami dapat dilihat pada direktori
menyankut SARS dan nanti akan disusun disini.
Kami tidak memiliki tujuan untuk mendirikan BaliSOS
sebagai sebuah organisasi bantuan yang mencari sumbangan, akan tetapi
akan memberikan respons darurat secara langsung dan memberikan bantuan
secara cepat dan langsung apabila kami tidak dapat menemukan organisasi
bantuan yang dapat memecahkan masalah sesuai dengan tanggungjawabnya.
Apabila kami memerlukan dana untuk memecahkan suatu masalah, kami berusaha
untuk memperoleh bantuan dana dari organisasi-organisasi bantuan yang
telah ada seperti Bali
Hati Foundation, Bali International Women Association (BIWA)
atau Adopt
A Victim, dimana organisasi-organisasi bantuan tersebut telah
memberikan bantuan secara cepat dan langsung kepada kami.
Ke Atas Halaman
Laporan
Keuangan Laporan
Keuangan Pada Bulan Oktober 2002
Semenjak BaliSOS tidak menerima bantuan dana selain memberikan suplai
untuk Rumah Sakit Sanglah pada tanggal 16 sampai 22 Oktober 2002, oleh
karena itu kami tidak memiliki laporan keuangan semenjak November 2002
dan seterusnya.
Kami akan membuat laporan keuangan kembali apabila kami mendapatkan sumbangan
baik dalam bentuk dana maupun material.
Kami telah mengeluarkan biaya untuk keperluan BaliSOS sejak Oktober 2002
dan diperkirakan untuk biaya telepon saja sekitar 500-700 US$.
Pada saat BaliSOS memulai aktivitas penanggulangan SARS
pada tanggal 3 April 2003, kami memerlukan bantuan secara langsung berupa
uang dan benda untuk mendukung kegiatan ini.
Satu-satunya bantuan yang kami terima setelah bulan Oktober 2002 datang
dari Bali International Women Association (BIWA)
pada bulan April 2003.
BIWA menyumbangkan 200 masker muka N95 dan 1000 sarung tangan operasi,
nilai bantuan total sekitar 1.200 US$.
BaliSOS mendistribusikan sebagian besar sarung tangan ke para pekerja
di bandara udara. Masker muka masih dalam stok untuk keperluan darurat.
Terima Kasih BIWA!
Sumbangan
Untuk Grup BaliSOS
Grup BaliSOS adalah organisasi yang belum terregistrasi.
Kami disini untuk tetap dan akan terus membantu dalam semua keadaan darurat.
BaliSOS disponsori oleh diri sendiri dan tidak menginginkan bantuan
dana secara langsung!
Apabila anda ingin mengikuti kegiatan kami silahkan
menghubungi kantor kami!
Ke Atas Halaman
Misi
BaliSOS Saat ini, 12 bulan setelah kejadian Bom Kuta, kami
telah menemukan kembali sruktur organisasi dan tugas kami.
BaliSOS akan terus melanjutkan untuk membantu dengan :
- Bantuan darurat untuk setiap jenis kejadian darurat secara umum.
- Berkomusikasi dan bekerjasama dengan organisasi donor dari Indonesia
dan Internasional serta organisasi-organisasi bantuan yang berbasis
di Bali.
- Memberikan informasi secara detail mengenai organisasi-organisasi
donor dan organisasi-organisasi bantuan yang bekerja di lapangan.
- Berkoordinasi dengan para sukarelawan pada saat terjadi situasi darurat.
- Mengimplimentasikan system
Servis Ambulans Darurat dengan satu
nomer telepon (detail dapat dilihat disini)
Kami akan mengirimkan berita terkini dan informasi detail pada saat kami
menerima informasi dari lapangan di Bali.
BaliSOS membantu dengan informasi dan jaringan kerjasama.
Kami menyampaikan semua permintaan kepada organisasi bantuan lokal apabila
ada, sebaik dan secepat yang kami mampu.
BaliSOS mencari informasi dimana bantuan diperlukan dan apabila dianggap
perlu kami akan bekerja untuk mengatasi sendiri masalah secara langsung
dan bekerja sama dengan pihak pemerintah terkait, pihak donor dan para
sukarelawan.
Kami akan mengumumkan nama-nama pihak donor, para sukarelawan dan laporan
keuangan dan akan diumumkan segera setelah kami mendapatkan kesempatan
melakukannya.
Mohon untuk memberikan informasi kepada kami mengenai
:
- Permintaan bantuan secara darurat
- Organisasi bantuan yang ingin mengumumkan
informasi yang dimilikinya
- Informasi mengenai dana yang tersedia saat
ini !
Ke Atas Halaman
Visi
BaliSOS
Kami berusaha untuk memulai :
Hidup di sini, di Pulau Dewata, selain karena bom, sebagian besar dari
kita percaya pada keajaiban dan berharap :
Kita berharap bahwa masyarakat bali, dimana mereka sangat berakar pada
Adat Bali dan sistim Banjar,
dimana semua masyarakat bersatu untunk saling membantu satu sama lain
dan hidup bersama serta saling percaya,
akan bertemu bersama untuk bentuk SARENG SAMI yang baru dan memulai :
Sebuah Banjar Bali
atau Koperasi Bali
Mertulung Sareng Sami , sebuah Banjar Bali atau Koperasi
Bali Metulung Sareng Sami dalam bahasa Bali, dimana dapat berkoordinasi
dengan banyak individu, grup dan organisasi professional yang mendedikasikan
dirinya untuk membantu memecahkan krisis dan permasalahan yang akan dihadapi
Bali jika turis tidak datang lagi ke Bali dalam waktu dekat dan pulau
Bali akan mulai kelaparan.
Sebuah organisasi kerjasama yang dapat membantu koordinasi antara organisasi
bantuan asing dan Banjar-Banjar, menerima dan mendistribusikan sumbangan
yang diterima secara transparan terhadap organisasi lokal lainnya atau
langsung memberikannya kepada yang membutuhkan, serta berusaha untuk mencari
solusi untuk sebuah Bali yang lebih baik dimana anak-anak kita memiliki
masadepan dan pengunjung dari seluruh dunia merasakan seperti dirumah
sendiri dan aman.
Silahkan hubungi BanjarBali@BaliSOS.com
jika anda ingin membantu “Menanam Pohon Ini”!
Ke Atas Halaman
Sejarah
Dari Grup BaliSOS
Web site ini dibuat oleh para sukarelawan pada tanggal 14 Oktober 2002
dan dipublikasikan berawal dari kerjasama dengan para grup sukarelawan
di Crisis Centre Rumah Sakit Sanglah dan orang-orang Bali serta seluruh
dunia.
BaliSOS semenjak itu menyampaikan informasi untuk keluarga dan teman dari
korban bom, para sukarelawan dan organisasi yang terkait dalam Bali Relief
Efforts.
BaliSOS bertanggungjawab untuk memecahkan masalah darurat dan situasi
krisis dimana kami tidak dapat menemukan pihak lain yang dapat secara
layak dan bertanggung jawab langsung dalam pemecahan masalah.
Pada saat ini BaliSOS disponsori sendiri dan tidak menginginkan adanya
bantuan dana secara langsung untuk keperluan operasional BaliSOS.
Ke Atas Halaman
Para Sukarelawan,
Tim Inti dan Para Pendukung BaliSOS
Website BaliSOS diawali oleh Ian
White, yang bekerja sebagai seorang sukarelawan pada Rumah
Sakit Sanglah semenjak tanggal 13 Oktober 2002, mengajak kami bergabung
dan terus membantu untuk berbagai kerjasama sebagai sukarelawan.
Desain website awalnya dikerjakan oleh Mel
Brendon. Kami meminta maaf kepada Mel karena terus menerus
merusak desain awalnya yang Indah!
Semenjak hari pertama krisis, seluruh proses pengeditan dan desain ulang
deselesaikan oleh Guido
Possner dan Mel
Brendon.
Banyak pihak di seluruh dunia membantu dan terus membantu untuk menterjemahkan
website ini.
Kami akan menampilkan nama-nama mereka pada web site ini.
Aktifitas dari website dan para sukarelawan dikoordinir oleh
Harry Bleckert,
yang lebih dikenal dengan nama Made
Sambu oleh teman-teman di Bali.
Semenjak Ni
Made Adiasih meninggalkan kantor kami untuk pergi ke Australia,
tim permanen di kantor kami adalah : I Made Suastika,
Ni Putu Asri Mindariani, Leny
Maryulis, Susi Necklin
dan I
Made Sambu.
Kebutuhan financial untuk membiayai operasional BaliSOS dan biaya hidup
anggota kantor kami disponsori oleh Sang
Ayu Made Karnasih dan perusahan Internet Service
miliknya cv. Candi
Internet.
Ucapan terimakasih kepada banyak sukarelawan yang nama-nama
mereka belum sempat ditampilkan di website ini. Kami tidak akan melupakan
bantuan anda!
Ke Atas Halaman
Terimakasih
Atas Bantuan Anda
Banyak sukarelawan lain membantu kegiatan BaliSOS dan terus membantu.
terlalu banyak untuk dapat kami tampilkan mengenai kegiatan mereka pada
saat ini.
Kami akan menampilkan nama-nama mereka secepatnya.
Kami berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu membangun
Bali melalui BaliSOS.
Para sukarelawan ini bekerja tanpa lelah dan tanpa adanya konpensasi berupa
uang.
Pekerjaan BaliSOS tidak akan mungkin tanpa adanya bantuan dari banyak
organisasi local dan pihak-pihak lainnya.
Ucapan terimakasih khususnya kepada Frank Olcvary,
I Wayan Kejit dan Dini
dari Bali
Hati Foundation,
Bruno Hasenpusch, Atase Kedutaan Besar Germany diJakarta,
Graeme Stevens yang mengkoordinir
database untuk Bali Recovery Goup,
Petra Schneider dari Yayasan
IDEP,
April of Bali,
Frances Tse dari Casa Luna Relief Funds,
Agnes E.R. Christiansen, para pelajar dari Norwegia Catrine
Hole, Frank Gjerde, Ola
Frisk, Asbjörn Ystanes
serta pihak Kedutaan Besar Norwegia,
Veronica Barret dari Africadabra,
Steve Martin Clark dari PT KingTrading
untuk sumbangan nama domain BaliSOS.com,
David & Moira & Norman dari Adopt
A Victim; Bali Crisis
Eric Kaler dari Rotary Club Nusa Dua,
Mario Iolio dan teman-teman dari Teras &
Zanzibar Restaurants di Seminyak,
Susan Zöllner dari
Tropic Ideas,
Jonathan dari World Buddhist Association,
Novi dari CozmicZone,
Ima dari PT. Telkom,
Peter Steenbergen dan
Ibu Made dari Restaurant
Warung Made ,
Ibu Asih dari Café Luna
Posko,
Ibu Lala, Oya,
Adi Ariah Putri dan seluruh anggota Yayasan Ibu Peduli.
Ucapan terimakasih khusus kepada Pemerintah Indonesia untuk kerjasama
yang baik dan tanpa birokrasi yang rumit.
Ucapan terimakasih khususnya kami berikan kepada yang terhormat,Bapak
Mentri Pariwisata dan Kebudayaan, Gde Artika,
Bp. Nunus Supardi, Sekretaris Jendral
Mentri Pariwisata dan Kebudayaan dan Bp. Surya
Dharma.
Matur Suksma dan salam hormat kepada Pemerintah Bali untuk bantuan dan
kerjasama yang baik dan tanpa birokrasi yang rumit.
Kami Khususnya berterimakasih kepada Bp. Oka
Diputhra dan Bp. Ida Bagus Panjaja,
direktur Departemen Sosial,
Bp. Ngurah Gde Oka dari Biro Informasi
Kantor Gubernur,
Bp. Made Sutha dari Biro Informasi
Kantor Gubernur,
Bp. Gunawan Wicaksono dan Bp. Gede
Pitana, Pimpinan pariwisata Bali,
Bp. Dede dan Bp. Yudi
dari Asosiasi Pariwisata Bali,
Bp. Made Sujana, Pimpinan dari Sekolah
Pariwisata Bali,
Bp. Molin, Pimpinan Departemen Kesehatan
Propinsi Bali
Bp. Made Sudra, Lurah Kuta
Terakhir namum bukan paling akhirMatur Suksma kepada Bp.
A.A. Agung Gde Rai Atas bantuan anda!
|