|
Informasi SARS untuk
Petugas Imigrasi, Customs, Keamanan, Kebersihan dan Kesehatan.
Penyakit
Baru SARS
Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan (CDC) mengadakan penelitian
tentang wabah baru yang disebut dengan Severe Acute Respiratory Syndrome
(SARS). Wabah ini dilaporkan pertama kali di propinsi Guangdong (China),
Hanoi (Vietnam), dan Hong Kong. Mungkin saat ini ada yang berada di Asia
dan terjangkit SARS. Mungkin karena pekerjaan, Anda datang dan berhubungan
dengan seseorang yang terjangkit SARS atau membersihkan pesawat yang membawa
penumpang yang menderita SARS. Artikel ini menjelaskan tentang wabah SARS
dan petunjuk penting untuk petugas airport yang berhubungan dengan seseorang
yang mungkin terjangkit SARS.
Gejala
SARS
Demam tinggi dengan suhu lebih dari 38°C.
Sakit kepala, tubuh merasa tidak enak.
Sebagian merasakan gejala gangguan pernapasan.
Setelah 2 sampai 7 hari, penderita akan merasa sesak napas dan kesulitan
bernapas.
Bagaimana
Penularan SARS
Kontak langsung antara satu orang dengan yang lainnya.
Sebagai Contoh :
- Penyakit ini dapat menyebar dari seseorang yang menderita SARS kepada
Petugas Kesehatan yang menangani/merawat/mengobati penderita SARS atau
keluarganya yang juga menderita SARS.
- SARS kebanyakan menyebar ketika seseorang sakit dengan penyakit batuk/dahak/ludah
dan kemudian seseorang bernapas berdekatan dengan penderita.
- SARS dapat pula menyebar lebih cepat melalui udara dengan cara menyentuh
objek/permukaan yang telah terkontaminasi.
Yang
Lebih Banyak Beresiko Terkena SARS
Orang yang berhubungan langsung/berhubungan dekat dengan orang yang terinfeksi,
sebagai contoh: Yaitu bila ada seseorang yang satu ruangan/satu rumah
dengan penderita SARS atau dengan petugas kesehatan yang tidak menggunakan
prosedur pengawasan infeksi ketika sedang mengobati/merawat pasien SARS.
Langkah
Yang Harus Dilakukan Untuk Melindungi Diri
Bila Anda mengalami gejala seperti yg dijelaskan sebelumnya, dan pernah
kontak langsung dengan seseorang yang diperkirakan menderita SARS, periksakan
diri Anda segera mungkin ke pelayanan kesehatan terdekat dan ikuti petunjuk
berikut.
Petunjuk
Untuk Petugas : Imigrasi, Bea Cukai, Keamanan, Kebersihan dan Kesehatan.
Pemeriksaan
Rutin Penumpang untuk Keamanan
Ketika melakukan pemeriksaan penumpang gunakan prosedur proteksi (contoh:
membersihkan tangan dan gunakan sarung tangan), cara yang terbaik yang
harus dilakukan adalah dengan mencuci tangan sesering mungkin dengan menggunakan
sabun dan air. Jika Anda tidak mempunyai air dan sabun, Anda dapat menggunakan
alkohol pembersih tangan.
Hentikan
Penumpang
Jika Anda harus menghentikan penumpang yang berasal dari Hong Kong, negeri
utama China atau Hanoi (Vietnam) yang mempunyai penyakit pernapasan (demam
dan batuk), yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut :
- Berusaha untuk menjauhkan/memisahkan penumpang tersebut dari penumpang
yang lain.
- Berikan masker jika Anda punya. Masker dapat mencegah ludah (droplet)
terbang ke udara.
- Jika Anda tidak mempunyai masker, berikan tisu wajah untuk menutupi
mulut dan hidung mereka ketika mereka batuk atau bersin. Pegawai Imigrasi,
Customs, Keamanan, Kebersihan dan Kesehatan tidak diharuskan untuk menggunakan
masker secara rutin atau seragam/alat protektif yang lain, seperti N-95
respirator.
Catatan: N95, dapat Anda gunakan untuk beberapa waktu/hari lamanya atau
mungkin sampai Anda merasa masker tersebut kotor Anda dapat menggantinya
dengan yang baru.
Petugas
Kebersihan
Jika Anda berada dalam lingkungan petugas kebersihan, prosedur praktis
yang aman : Cucilah tangan Anda sesering mungkin dan gunakan sarung tangan
ketika Anda bersih. Jika Anda membersihkan setelah penerbangan yang mungkin
mempunyai penumpang penderita SARS ikuti petunjuk berikut :
| - |
Gunakan
sarung tangan sekali pakai ketika Anda membersihkan (ruangan) pesawat.
Jika sarung tanga tersebut kotor atau rusak buanglah dan gunakan sarung
tangan yang baru. |
| - |
Buanglah
sarung tangan setelah Anda selesai bekerja. Jangan dicuci atau dipergunakan
kembali sarung tangan yang pernah dipakai selama bekerja/ membersihkan
(ruangan) pesawat. |
| - |
Cucilah
tangan Anda dengan sabun dan air hangat setelah menggunakan sarung
tangan. Jika sabun dan air tidak ada dapat menggunakan alkohol-pembersih
tangan untuk membersihkan tangan Anda. |
| - |
Gunakan
bahan disinfectan untuk membersihkan kamar mandi dan permukaan yang
sering disentuh oleh penumpang. Contoh : punggung tangan kursi, punggung
kursi, tempat makan, kontrol lampu dan udara, dinding dan jendela. |
| - |
Anda
tidak harus menggunakan masker atau seragam ketika membersihkan, tapi
gunakan sarung tangan sekali pakai, gantilah jika kotor atau rusak
dan cucilah tangan sesering mungkin |
Jika
Anda sakit disertai demam dan batuk atau mulai sulit bernafas dalam waktu
kurang dari 10 hari sejak membersihkan pesawat yang mungkin mempunyai
penderita SARS pada saat itu, laporkan gejala tersebut ke petugas pelayanan
kesehatan Anda. Dan Anda harus menghubungi pelayanan kesehatan (contoh:
rumah sakit dan klinik) dan laporkan di mana Anda bekerja.
UNTUK
KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DIHUBUNGI :
BaliSOS
24 jam Hotline: (0361) 731 130 dan HP (0818) 357 726
atau
Dinas Kesehatan Propinsi Bali,
Jl. Melati No. 20 Denpasar
atau
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)
Jl. Airport Ngurah Rai - Tuban.
Telepon (0361) 751 033
Fax. (0361) 761 881.
PERJAN
RUMAH SAKIT SANGLAH ditunjuk sebagai Rumah Sakit untuk merawat
pasien SARS.
Telepon RSUP Sanglah : (0361) 227 911.
Posko SARS : (0361) 226 363.
Informasi
Asli dari Internet:
WHO www.WHO.int
CDC www.CDC.gov
BaliSOS www.BaliSOS.com
Sumber
dari : Pusat Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (CDC) berkoordinasi dengan
organisasi kesehatan dunia (WHO), April 1 2003.
Diterjemahkan
oleh :
BaliSOS - POSKO PERLINDUNGAN BERSAMA
Kuta, Bali 12 April 2003
|